Sabtu, 08 September 2012

Semarang-Jakarta-Manado-Ternate-Gosowong 2


Hai, ketemu lagi. Tenang-tenang, aku masih stay di hotel kok.. belum kemana-mana. Pagi itu aku bangun sekitar jam 4.00 wita. *Cieh, biasanya juga bangun siang -_-“. Santai bro, kali ini bangun pagi-pagi buta karena berkaitan dengan kelangsungan hidup seorang anak manusia. Jauh dari keluarga dan harus puasa ramadhan di hari ke dua. Yah, standar hotel bintang lima lah menu makanannya. :p
Perjalanan kembali aku lanjutkan, eh kami. Lupa kalau masih ada aldika,hehe.. kami berangkat menuju bandara Sam Ratulangi Manado pukul 9.00 wita. Dalam perjalanan menuju bandara total ada 6 orang di dalam mobil. Ternyata mereka juga para pekerja di perusahaan tempat kami KP. Yah basa-basi sejenak ala mahasiswa, akhirnya kami kenal satu per satu orang di dalam mobil tersebut. Ada aku dan aldika tentunya, pak Agus orang Jogja kalau gak salah. Trus ada pak Joko dari Jawa juga, tapi lupa dari mana. Pak joko inilah yang masih sering saling sapa dengan kami di site nantinya. Dan teman seperjuangan dalam berburu takjil di masjid camp, hehe. Ingat, waktu itu adalah bulan puasa. Wajib bagi para mahasiswa yang jauh dari keluarga untuk pergi ke masjid. Banyak hikmah di dalamnya :D. Selain pak Joko dan pak Agus, ada satu orang lagi namanya Richard seorang bule dari Australia. Yah, tipe-tipe orang bule gitu lah. Ngomongnya pake bahasa Inggris. Rambut pirang, disisir rapi kesamping. Dan tinggi. Orang ke enam, tidak lain tidak bukan adalah pak supir yang khusus mengantar kami dari hotel ke bandara. Maaf lupa namanya siapa, tapi kalau ketemu lagi inget kok kayaknya. Haha.
Setelah setengah jam perjalanan, sampailah kami di bandara. Masih cukup lama menunggu pesawat kami berangkat. Take off sekitar pukul 11.00 wita. Duduk-duduk di lobby, ngantuk. Ga mungkin juga mau ngemil, ingat bulan puasa, masih pagi juga.  
Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Menikmati perjalanan Manado-Ternate sekitar 1 jam lebih. Garuda yang kami tumpangi kali ini lebih kecil dari yang kemarin. Lebih unyu. Benar-benar perjalanan yang sangat indah. Aku sangat menikmati perjalanan ini. Sepanjang perjalanan aku sangat semangat. Aku tertidur dari 10 menit pesawat mulai terbang -_-.
Ada kejadian dimana pesawat kami gagal landing di Babullah dikarenakan angin yang bertiup kencang. Udah hampir nyentuh aspal tuh pesawat. Eh, malah tancap gas terbang lagi. Aku kira tadi pak pilot mau kasih atraksi dikit sebelum berpisah dengan kami. Eh, ternyata. Pesawat berputar arah. Dengan mencoba gaya landing terbalik, bukan pesawatnya. Tapi arahnya. Pesawat mencoba untuk landing yang kedua kali. Dan yak, berhasil bung. Touchdown at Babullah airport Ternate sekitar pukul 13 wit.

Halaman Masjid Bandara Babullah Ternate
Kami turun dengan gembira. Menuju penerbangan selanjutnya ke bandara kobok di Halmahera. Sebelum melanjutkan kepenerbangan selanjutnya, kami sempat salat di masjid dekat bandara. Aku lihat sekeliling, tidak jauh beda dengan bandara-bandara lainnya. Penuh dengan penyedia jasa antar, seperti taksi, ojek yang siap mengantar anda kemana saja. Penerbangan ke bandara kobok, gosowong menggunakan pesawat twin otter. Pukul 16.00 wit kita terbang. Penumpang hanya empat orang. Pilotnya bukan orang Indonesia. Penerbangan kali ini lumayan mendebarkan. Sering sekali pesawat kalah body jika harus bersaing sama angin. Hadeh.. tapi asik kok. Alhamdulillah pesawat mampu mendarat dengan indah, berkat doa kalian semua.
Yap. Welcome to Halmahera Island. Ini adalah permulaan bagi kami. Selama dua bulan kedepan, kami akan terus mencari harta karun terpendam. Yang konon katanya, jika kami mampu menemukannya kami akan mendapatkan sesuatu yang tak pernah kami rasakan sebelumnya.





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar