Minggu, 25 November 2012

Merbabu for 7th Anniversary

Untuk memperingati ulang tahun Teknik Geodesi Universitas Diponegoro yang ke 7, Sherpa (pecinta alam Geodesi Undip) melakukan pendakian ke puncak gunung Merbabu. Pendakian ini dilaksanakan pada tanggal 13-14 Oktober 2012. Secara administratif lereng gunung sebelah barat terletak di wilayah kabupaten Magelang sedangkan lereng gunung sebelah timur berada di wilayah kabupaten Boyolali. Untuk kali ini jalur pendakian Selo, Boyolali dipilih mengingat pendakian ini diikuti oleh personil yang banyak. Berikut perjalanan pendakian puncak gunung yang memiliki ketinggian 3145 mdpl.
Kondisi pemberangkatan personil 5.00 am

Sabana 1, 9.00 am

Rabu, 17 Oktober 2012

Ternate-Tolukko

Mengelilingi Ternate tidaklah membutuhkan waktu yang banyak. Selama kurang lebih satu jam saya sudah berhasil mengunjungi beberapa tempat-tempat bersejarah dan tempat menarik lainnya. Gunung Gamalama berada tepat di tengah-tengah pulau. Dan kotanya sendiri berada di sepanjang pesisir pantai. Perjalanan dimulai dari bandara Baabullah.

Pemandangan dari Baabullah Airport

Kamis, 04 Oktober 2012

Survei Open Pit

Safety first tetap menjadi menu utama setiap melakukan kegiatan survei. Entah itu di tambang underground maupun open pit(surface). Jadi, helm, boot, kacamata dkk. wajib hukumnya untuk dikenakan. Mari kita intip kegiatan survei di tambang open pit PT Nusa Halmahera Minerals.

Suasana di dalam LV

Selasa, 02 Oktober 2012

Jalan-jalan ke Underground

Pertama kali hal yang teringat saat akan melakukan survei di underground adalah "safety first". Yaitu, persiapan kendaraan yang akan digunakan untuk survei/ Pre start check, head lamp, self rescuer, helm, id card, safety overall, boots, ear plug dan jangan lupa peralatan survei. Selain itu kita harus menguasai semua tata cara berperilaku di dalam underground. Agar semua berjalan lancar tanpa aral melintang. 

    
Pre start check

Senin, 01 Oktober 2012

Mereka bilang OTO..

Lain ladang lain belalang lain lubuk lain ikannya bukan ? inilah yang saya temui ketika berada di Halmahera, Maluku utara. Ada kebiasaan yang unik dari masyarakat penduduk sini. Kebiasaan yang unik dalam hal penyebutan kendaraan bermotor. Mereka bilang oto, yah benar oto. Di Jawa kita sering menyebutnya mobil. Entah bagaimana asal usulnya, kata oto memang dirasa paling benar untuk menyebut mobil.
Dan satu lagi, jangan kaget jika di jalan hanya menjumpai oto yang berasal dari satu pabrikan saja. Masyarakat di sini sangat mencintai oto asal pabrikan toyota tipe avanza. Saya rasa 90% oto yang ada adalah avanza. Orang sini bilang bahwa avanza dipilih karena kelincahan dan kegesitannya dalam bermanuver. 
Ngana so punya oto kah ?? 

Oto
avanza

PT Nusa Halmahera Minerals #02

Sekarang saatnya kita tengok fasilitas apa aja yang dapat kita temukan di perusahaan tambang ini, diantaranya kita dapat menemukan camp perumahan dengan berbagai tipe, mini mart, restoran, kendaraan LV untuk alat transportasi.

Perumahan tipe 3

Perumahan tipe 2

Sabtu, 29 September 2012

PT Nusa Halmahera Minerals #01

PT Nusa Halmahera Minerals merupakan salah satu tambang emas terbesar di Indonesia. Memiliki 3 blok pertambangan, yaitu open pit gosowong, kencana underground, dan toguraci underground. Ingin lihat bagaimana keadaan di area pertambangan emas milik PT Nusa Halmahera Minerals, Halmahera, Maluku utara ?? Check this out!!

Helipad milik PT NHM

Halte Bus

Minggu, 09 September 2012

Papeda ?


Apa itu papeda?seperti apakah bentuknya? Mungkin pertanyaan-pertanyaan itulah yang muncul dibenak kalian. Mungkin buat kalian yang tinggal di wilayah Indonesia timur, akan mengerti apa itu papeda sesunggunya. Yak, papeda merupakan makanan khas masyarakat Maluku dan Papua. Makanan ini terdapat di hampir semua daerah Maluku dan Papua. Kalian yang jarang atau baru pertama kali makan papeda pasti akan sangat terasa aneh saat memakannya.
Jika kalian tau lem kertas bermerk Glukol, kalian pasti akan bisa membayangkannya, haaha.. benar-benar mirip secara badaniah, tapi jelas berbeda rasanya ketika kalian tempelkan ke lidah. Akupun baru pertama kali mencobanya. Malam itu aku masih ada di Gosowong, tiba waktu untuk makan malam. *Secara gitu ya, udah bosen banget makan sama nasi. Waktu itu sih menunya nasi goreng sosis bla bla bla.. tapi tetep lebih tepat disebut nasi kecap hangat. Aku lirik ke meja samping, eh ada yang unik. Masnya bilang ini papeda, makanan khas orang sini. Cocok banget dimakan bareng kuah kuning. Semacam opor, tapi isinya ikan tongkol. Yaudah aku ambil satu mangkok. Ambilnyapun susah -_- , alamaak ini benar-benar bisa dimakan g ya?? Timbul pertanyaan di kepalaku. Setelah beres tibalah saat-saat mendebarkan. Masih kepikiran dengan lem kertas Glukol yang biasanya dipakai buat kerajinan tangan dari kertas. 

Sabtu, 08 September 2012

Semarang-Jakarta-Manado-Ternate-Gosowong 2


Hai, ketemu lagi. Tenang-tenang, aku masih stay di hotel kok.. belum kemana-mana. Pagi itu aku bangun sekitar jam 4.00 wita. *Cieh, biasanya juga bangun siang -_-“. Santai bro, kali ini bangun pagi-pagi buta karena berkaitan dengan kelangsungan hidup seorang anak manusia. Jauh dari keluarga dan harus puasa ramadhan di hari ke dua. Yah, standar hotel bintang lima lah menu makanannya. :p
Perjalanan kembali aku lanjutkan, eh kami. Lupa kalau masih ada aldika,hehe.. kami berangkat menuju bandara Sam Ratulangi Manado pukul 9.00 wita. Dalam perjalanan menuju bandara total ada 6 orang di dalam mobil. Ternyata mereka juga para pekerja di perusahaan tempat kami KP. Yah basa-basi sejenak ala mahasiswa, akhirnya kami kenal satu per satu orang di dalam mobil tersebut. Ada aku dan aldika tentunya, pak Agus orang Jogja kalau gak salah. Trus ada pak Joko dari Jawa juga, tapi lupa dari mana. Pak joko inilah yang masih sering saling sapa dengan kami di site nantinya. Dan teman seperjuangan dalam berburu takjil di masjid camp, hehe. Ingat, waktu itu adalah bulan puasa. Wajib bagi para mahasiswa yang jauh dari keluarga untuk pergi ke masjid. Banyak hikmah di dalamnya :D. Selain pak Joko dan pak Agus, ada satu orang lagi namanya Richard seorang bule dari Australia. Yah, tipe-tipe orang bule gitu lah. Ngomongnya pake bahasa Inggris. Rambut pirang, disisir rapi kesamping. Dan tinggi. Orang ke enam, tidak lain tidak bukan adalah pak supir yang khusus mengantar kami dari hotel ke bandara. Maaf lupa namanya siapa, tapi kalau ketemu lagi inget kok kayaknya. Haha.

Kamis, 06 September 2012

Semarang-Jakarta-Manado-Ternate-Gosowong


Aku berpikir bahwa bulan Juli, Agustus, September akan membawaku ke serangkaian perjalanan yang sangat menarik. Tepat tanggal 21 Juli 2012 aku memulai perjalanan ke Gosowong, pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara. Kalian pasti bertanya-tanya,  buat apa aku kesana? Apa yang sebenarnya aku kerjakan?
Oke oke. Pelan-pelan aku akan jelasin ke kalian semua. Sebelumnya aku dan seorang temanku *sebut saja bunga.. , telah mengirim proposal kerja praktek ke salah satu perusahaan tambang emas di pulau Halmahera. Namanya PT Nusa Halmahera Minerals. Perusahaan ini merupakan join venture antara PT Antam Indonesia (17,5%) dengan Newcrest Mining Limited (82,5%). Jadi jangan kaget kalau di sini banyak bule kayak di pante.. Oh ya, temenku tadi namanya Aldika, anak Cipinang Jakarta. Kami bakal menghabiskan waktu selama 2 bulan bersama di site.
Perjalanan kami dimulai dari bandara Ahmad Yani, Semarang. Pesawat take off pukul 6.00 pagi, so kita berangkat setelah salat subuh. Oh ya, hari itu adalah hari pertama kali puasa ramadhan. Cukup berkesan bukan? Hhe. Sampailah di dalam pesawat, kakak-kakak pramugari dengan ramah menjelaskan semuanya. Kata pak pilot kita akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta setelah menempuh perjalanan selama 1 jam 5 menit.